Berpikir, menulis dan berkarya bagi Bangsa dan Negara
Menjadi pemuda harapan Bangsa dan Negara, pinginnya sih gitu :)

Minggu, 28 November 2010

Jangan Telan Provokasi Palestina vs Israel


Jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu asing. Isu-isu yang gak penting seperti isu-isu Palestina vs Israel. Dua negara yang murni perang antar saudara tua untuk saling rebutan wilayah, kok disangkutin ama agama. Dan yang gak penting, ketika masalah kedua negara muncul, tersulut amarah dari sebagian warga Negara Indonesia dengan demo-demo gak jelas kemana arahnya.

Istilah mudahnya seperti ini “jangan ngurusi rumah tangga orang lain kalo rumah tangganya sendiri aja belum beres.”

Lihatlah perekonomian kita, lihat pendidikan kita, lihat rasa persatuan kita, lihat pemerintahan kita, lihat masyarakat kita apakah sudah sesuai harapan para pendiri NKRI yang kita cintai ini.

Istilah lain yang bisa dipake “Yang penting kita berhubungan baik dengan Negara tetangga siapapun itu, jangan pilih-pilih”. Hidup damai adalah cita-cita Bangsa kita.

Istilah lain lagi “asal Lo kagak nyeggol guwa aja” kalo mau ngurus urusan luar negeri itu mending urus tuh perseteruan RI dengan Malaysia, atau yang lagi in sekarang masalah TKI di Arab, karena dia nyenggol Negara kita. Ato serangan produk asing yang bertubi-tubi, sehingga timbul budaya konsumtif yang berlebihan di Negara kita.

Semoga, walaupun singkat, raungan pikiran om vampire yang tertulis dalam posting ini, dapat menggugah khasanah cakrawala pikiran Anda.

6 komentar:

rasyidrahman@yahoo.co.id mengatakan...

Setuju banget sama yang posting. kita cinta damai peace!! Saking cinta banget sama damai kita jadi egois, gak peduli sama orang lain kecuali diri kita sendiri, ujung2nye jadi kehilangan rasa kemanusiaan alias jadi vampire. Please deh sebagai cowok sejati gue malu kalau ada cewek depan gue lagi diperkosa, gue nggak nolong alasannya gue gak kenal, gak jago kungfu, duit lagi bokek, baru diputusin pacar dll. mending vampir yang posting hal gak penting kayak gini pindah aja ke dunia lain jadi gak perlu lagi ikut campur urusan manusia.

vampire1721 mengatakan...

Terima kasih atas tanggapannya. Saya setuju dengan Anda. Boleh kita tolong sesama manusia, selama itu masih di dalam Bangsa kita. Coba Anda lihat berapa juta manusia yang perlu ditolong di NKRI. Kalo negara kita kaya seperti AS bolehlah kita urus urusan luar negeri.

Kalo dalam negeri boleh kita intervensi, kalo luar negeri kenapa harus ikut campur. Ini pesan yang hendak saya sampaikan Mas Rasyid.

Maaf beda pendapat boleh dong.

Jojo mengatakan...

Kita hidup di NKRI bukan?

tentu tau kata-kata ini bukan :

"kemerdekaan adalah hak segala bangsa, oleh karena itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan"

Kecuali kl Vampire ni bukan orang Indonesia yg rajin ikut Upacara Bendera...(^_^).

vampire1721 mengatakan...

@ jojo : bukankah cita-cita kemerdekaan RI belum tercapai. Apakah Anda sudah bangga dengan keadaan NKRI sekarang ini?

kalo Anda sudah bangga dengan keadaan NKRI sekarang, silahkan cuekin NKRI kita. Dan pilih urus Negara lain yang gak jelas juntrungannya.

Senang bisa berbagi dengan Anda.
(^_^)

Anonim mengatakan...

JASMERAH, negara kita merdeka di bantu oleh mereka(palestina)...

vampire1721 mengatakan...

@ anonim : harap selalu menggunakan nama/inisial untuk sekedar saling mengenal dalam berbagi.

"Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum, jika kaum tersebut tidak mau merubahnya"

Kemerdekaan NKRI adalah keinginan kuat para pendahulu kita untuk menjadi sebuah bangsa dan Negara yang mandiri. Maaf, bukan keinginan asing.

Bukan hanya tanahnya yang dimerdekakan. Para pendahulu kita melindungi budaya dan menjaga jati diri. Para pendahulu kita meyakini memiliki cara tersendiri dalam tata cara hidup dan kehidupan bangsanya, dan ndelalah pada saat itu terjadi pertentangan budaya antara budaya kita dengan budaya penjajah yang arogan.

Berapa juta nyawa para pendahulu kita yang mati untuk kemerdekaan RI. Untuk siapa para pahlawan dan para pendahulu kita rela berkorban. Yap, untuk menjaga kelangsungan hidup anak cucunya (kita) agar bisa menjadi Bangsa dan Negara yang mandiri. Bangsa yang bangga dan menggunakan budayanya sendiri (tidak sekedar copas -copy paste- bangsa lain).

Maaf saya tidak pernah tahu ada sejarah yang mengatakan NKRI merdeka dibantu oleh Palestina.

Kalaupun itu benar, Bukankah lebih membanggakan perjuangan para pahlawan dan pendahulu kita yang rela mengorbankan segalanya ketimbang pertolongan Palestina.

Terima kasih sudah berbagi.

Posting Komentar